Ibu hamil tularkan stres pada janin melalui plasenta



Bukan cuma nutrisi makanan yang disalurkan oleh plasenta dari ibu hamil kepada janin yang dikandungnya, stres ternyata juga tertular melalui jalur yang sama, demikian menurut penelitian terbaru.

"Hampir semua yang dirasakan wanita saat hamil akan mengalami interaksi melalui plasenta dan mempengaruhi janin," tegas kepala peneliti, Dr Tracy Bale dari University of Pennsylvania, seperti yang dikutip dari Daily Mail (04/03/2013).

Peneliti pun percaya kalau ibu hamil tengah stres, ada protein yang seharusnya bertugas dalam proses perkembangan otak janin menjadi terganggu. Sehingga kelainan mental seperti autisme dan skizofrenia berisiko diderita oleh bayi saat lahir nanti.

Melalui sebuah percobaan dengan menggunakan tikus laboratorium, peneliti tepatnya menemukan enzim bernama OGT pada plasenta menurun jumlahnya ketika tikus betina sedang hamil. Ketika enzim dianalisis lebih lanjut, ternyata jumlahnya yang mengalami penurunan memang cukup mempengaruhi perkembangan 370 gen pada otak janin tikus yang belum lahir.

Gen-gen tersebut kebanyakan memegang peranan penting dalam perkembangan saraf, misalnya penggunaan energi, regulasi protein, dan pembentukan koneksi sel saraf.

"Manusia pada dasarnya juga memiliki enzim OGT ketika mengandung. Bahkan janin laki-laki juga punya kecenderungan enzim OGT yang lebih rendah. Jadi wanita benar-benar harus menjaga kesehatan fisik dan mentalnya saat hamil," papar Dr Bale.

Penelitian tersebut pun telah dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Subscribe to receive free email updates: