Kolesterol Tinggi Bikin Susah Hamil



Tubuh yang sehat merupakan syarat penting bagi pasangan yang ingin mendapatkan keturunan. Pasangan yang memiliki kadar Kolesterol tinggi ternyata lebih sulit untuk hamil.

Para peneliti menemukan, kadar Kolesterol bebas pada pasangan yang belum juga hamil setelah 12 bulan lebih tinggi dibandingkan dengan pasangan yang sudah berhasil hamil.

Kolesterol bebas adalah Kolesterol yang tidak terikat dengan molekul lain. Sebaliknya, HDL (Kolesterol baik) dan LDL (Kolesterol jahat) terikat dengan protein.

Hasil studi terbaru ini menunjukkan, kadar Kolesterol bebas ternyata berpengaruh pada tingkat kesuburan. Wanita yang memiliki kadar Kolesterol bebas tinggi namun pasangannya memiliki kadar yang normal ternyata juga lebih lama untuk bisa hamil dibandingkan dengan pasangan yang keduanya punya kadar Kolesterol bebas normal.

Studi tersebut memonitor 501 pasangan di Michigan dan Texas yang sedang berusaha untuk memiliki anak dan tidak mengikuti terapi kesuburan. Perawat mengambil contoh darah suami dan istri di awal studi dan mengukur kadar lima lemak darah, yakni Kolesterol bebas, Kolesterol total, phospholipid, trigliserida, dan total lipid.

Selama setahun penelitian, 347 pasangan berhasil hamil. Setelah mengevaluasi kadar lemak pada setiap orang dan juga tiap pasangan, ternyata ditemukan kaitan yang kuat antara kadar Kolesterol bebas yang tinggi dan kesulitan untuk hamil.

Kolesterol bebas memang tidak rutin dites oleh dokter. Pada umumnya hanya ada tiga ukuran yang dipakai, yakni Kolesterol total, lipoportein (HDL dan LDL), serta trigliserida.

Kolesterol dianggap memengaruhi kesuburan karena ia berpengaruh pada kadar hormon pria dan wanita. Hormon-hormon seperti estrogen dan progesteron sangatlah penting dalam terjadinya pembuahan. Selain itu hormon ini juga berpengaruh pada kualitas sperma, pelekatan sel telur, dan juga kehamilan yang sehat.

Subscribe to receive free email updates: