10 Perubahan tubuh wanita selama hamil



Kehamilan bisa mengubah kehidupan seorang wanita. Tak hanya secara mental, tetapi juga secara fisik. Ketika hamil, tubuh wanita mengalami beberapa perubahan untuk menyesuaikan dengan pertumbuhan janin dalam tubuh ibu. Berikut adalah beberapa hal yang berubah dalam tubuh wanita selama kehamilan, seperti dilansir oleh Health Me Up (04/01/2013).

1. Sistem pernapasan
Peningkatan volume pernapasan akan terjadi karena permintaan tambahan dari janin yang sedang tumbuh. Dengan begitu, ventilasi dan organ pernapasan akan merespon dengan menyaring lebih banyak udara yang masuk. Calon ibu akan lebih sering merasa kekurangan udara atau terengah-engah.

2. Sistem kardiovaskular
Pertumbuhan sistem kardiovaskular baru dalam rahim akan membuat detak jantung, aliran darah, serta kinerja jantung peningkat. Biasanya pada trimester kedua, ibu akan mengalami tekanan darah rendah.

3. Sistem pencernaan
Berpindahnya organ tubuh karena janin dan rahim yang semakin membesar akan menyebabkan rasa terbakar dan naiknya cairan asam dalam sistem pencernaan. Progesteron akan memperlambat kinerja otot organ pencernaan sehingga ibu kemungkinan akan mengalami konstipasi.

4. Payudara
Selama kehamilan payudara akan terasa lebih lembut karena peningkatan hormon estrogen dan progesteron. Ketika mendekati waktu persalinan, ukuran payudara akan meningkat untuk menyiapkan ibu menyusui.

5. Sistem endokrin
Perubahan dalam sistem hormon akan semakin tinggi karena janin dalam tubuh ibu membutuhkan estrogen dan progesteron untuk merawatnya. Karena hal ini metabolisme dalam tubuh wanita akan meningkat hingga wanita mengalami sensasi 'terbakar'. Peningkatan aktivitas juga terjadi pada hormon oxitocyn dan prolactin yang dibutuhkan untuk melahirkan dan menghasilkan air susu.

6. Ukuran abdomen
Ukuran abdomen akan semakin bertambah dan menekan tulang rusuk pada akhir trimester kedua. Hal ini karena ukuran janin yang semakin besar. Hasilnya ibu akan merasa sedikit sakit pada bagian samping abdomen.

7. Sistem pengeluaran
Rahim yang semakin membesar akan menekan kandung kemih, uretra, dan panggul. Hal ini menyebabkan ibu sering buang air kecil. Sementara itu, ginjal bekerja lebih keras untuk mengeluarkan limbah yang dihasilkan oleh ibu dan janin dalam tubuh.

8. Perubahan tulang dan sendi
Ketika kehamilan semakin tua, kelengkungan tulang belakang semakin bertambah untuk memberikan keseimbangan pada ibu akibat perut yang semakin membesar. Hal ini pada akhirnya akan menyebabkan rasa sakit pada punggung.

9. Kulit
Selama kehamilan kulit akan menjadi semakin kering dan mudah meninggalkan bekas. Hal ini disebabkan oleh hormon yang tak stabil dan peningkatan produksi hormon estrogen.

10. Perubahan umum lainnya
Biasanya ketika hamil ibu juga akan mengalami peningkatan pertumbuhan kuku, rambut, dan tekstur kulit. Kram kaki juga sering terjadi karena tertekannya pembuluh darah, bertambahnya berat badan, serta hormon yang tak seimbang. Metabolisme yang tinggi juga menyebabkan peningkatan suhu tubuh selama kehamilan.

Ketika mengalami perubahan-perubahan di atas, ibu tak perlu khawatir, karena perubahan tersebut adalah hal yang wajar. Meski begitu, sebaiknya ibu memeriksakan diri ke dokter secara teratur untuk melihat perkembangan janin dan kesehatan ibu.

Subscribe to receive free email updates: