Tidur terlentang tingkatkan risiko keguguran



Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa wanita yang tidur terlentang enam kali lebih berisiko mengalami keguguran.

Para peneliti Australia menemukan bahwa ibu hamil yang tidur terlentang dapat meningkatkan risiko keguguran. Penelitian yang dilakukan selama lima tahun ini menunjukkan bahwa posisi tidur terlentang dapat mengurangi aliran darah yang memasok darah ke rahim.

Selain posisi terlentang, tidur menyamping ke kanan juga memiliki dampak yang sama karena dapat mengurangi aliran darah melalui pembuluh darah besar dari kaki ke jantung, yang mempengaruhi pasokan ke rahim.

"Namun, bukan berarti Anda harus selalu bersikap was-was. Sesekali, Anda boleh tidur terlentang," kata peneliti utama, Dr Adrienne Gordon, dari Sydney Royal Prince Alfred Hospital, seperti dilansir Daily Mail, (11/10/2012).

Sepuluh persen dari bayi yang lahir mati memiliki semacam kelainan dan kemungkinan penyebab lain, termasuk masalah kesehatan ibu atau plasenta, yang menghubungkan suplai darah bayi ke ibu. Dengan demikian, Anda harus memilih posisi tidur yang baik ketika hamil, seperti tidur menyamping ke kiri.

Subscribe to receive free email updates: