Cara Mengembalikan Keperawanan Secara Alami

Keperawanan adalah istilah yang mengacu pada sesuatu yang murni, tidak tersentuh dan suci. Istilah ini merujuk kepada wanita belum menikah dan tidak pernah berhubungan seks dengan pria sehingga hymen atau selaput daranya tetap utuh.

Definisi tersebut masih sangat rancu sebab banyak wanita yang selaput daranya tetap utuh meskipun telah berhubungan seks beberapa kali. Di sisi lain banyak juga wanita yang harus kehilangan selaput dara karena sebab-sebab lain yang menimpanya seperti kecelakaan.

Kehilangan keperawanan
Jika selaput dara dalam vagina wanita sobek setelah berhubungan seksual, maka wanita tersebut disebut telah kehilangan keperawanannya (tidak virgin). Menurut norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat, darah yang keluar akibat selaput dara sobek adalah indikator bahwa dia tidak pernah berhubungan seks sebelumnya. Faktanya adalah selaput dara pada setiap wanita memiliki keunikan dan elastisitas yang berbeda. Ada yang elastis dan ada juga yang mudah sobek. Selaput dara wanita bisa sobek saat melakukan olahraga atau aktivitas berat seperti menunggang kuda atau terjatuh. Selaput dara atau Hymen berasal dari nama seorang Dewi Yunani, Himeneus, Dewi perkawinan dan pernikahan. Hymen adalah jaringan yang menutupi lubang vagina bagian luar. Secara biologis, wanita bisa memiliki hymen dan bisa juga tidak memilikinya sejak lahir.

Selaput dara bukan merupakan indikator keperawanan wanita karena selaput dara mudah robek karena sebab lain seperti aktifitas fisik yang berat, karena masturbasi atau bahkan karena tidak memilikinya sama sekali. Karena sebab-sebab itulah maka banyak wanita yang berusaha mengembalikan keperawanan akibat selaput dara yang robek. Dalam beberapa kasus, beberapa wanita memiliki selaput dara yang sangat elastis atau kenyal sehingga tidak robek selama berhubungan seks. Dalam kasus yang lain, sisa selaput dara masih bisa ada bahkan setelah wanita tersebut melahirkan. Seorang wanita atau pria disebut kehilangan keperawanan hanya setelah mereka melakukan hubungan seksual penetratif, terlepas dari apakah selaput dara sobek atau tidak.

Hal-hal yang menyebabkan keperawanan wanita hilang

Malam pertama adalah malam yang mendebarkan bagi pasangan suami istri, malam itu bisa berakhir bahagia jika setelah berhubungan vagina istri berdarah, atau bisa juga berakhir bencana jika suami merasa istri tidak perawan lagi. Oleh karena pentingnya masalah ini, semua calon pengantin perlu membicarakannya baik-baik sebelum memutuskan menikah.

Jika yang dimaksud keperawanan hilang adalah robeknya selaput dara wanita, maka terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan hal tersebut terjadi, yaitu:
  1.     Sudah pernah berhubungan seks penetratif dengan pria lain sebelumnya,
  2.     Selaput dara sobek akibat aktifitas seks non penetratif seperti masturbasi dengan tangan,
  3.     Aktiftas fisik yang berat seperti olahraga, Memang tidak memiliki selaput dara.
  4.     Hubungan seks adalah salah satu penyebab keperawanan hilang
Demikian 4 hal yang menyebabkan keperawanan wanita hilang (selaput dara sobek), dalam konteks sosial dan moralitas, keperawanan wanita hilang disebabkan oleh karena sudah pernah berhubungan seks dengan pria, dengan atau tanpa adanya sobek pada selaput dara. Meskipun dia tidak berdarah dan selaput daranya utuh, jika si wanita sudah pernah berhubungan seks penetratif (penis masuk ke dalam liang vagina), maka dapat disebut wanita tersebut sudah tidak perawan lagi.

Cara mengembalikan keperawanan (kevirginan) Wanita

Selama berabad-abad keperawanan telah menjadi alat untuk mengukur moralitas wanita. Bagi sebagian orang ini tentu tidak adil sebab ada hal-hal tertentu dimana selaput dara bisa robek diluar keinginan si wanita. Hal inilah yang menyebabkan banyak wanita yang cemas dan takut tidak berdarah saat malam pertama.
Tapi itu dulu, sekarang jaman telah berubah dan dunia semakin berkembang. Setelah operasi hidung, payudara, sedot lemak dan botox, tren terbaru yang digemari wanita-wanita saat ini adalah hymenoplasty atau hymenorrhaphy, sebuah operasi plastik sederhana untuk mengembalikan keperawanan. Hymenoplasty atau revirgination adalah sebuah cara memperbaiki keperawanan melalui prosedur operasi yang dapat memasang kembali selaput dara menutupi vagina bagian luar dan mengembalikan keperawanan wanita seperti semula. Prosedur ini memungkinkan pria merasakan sebuah penghalang di mulut vagina ketika melakukan penetrasi dan bahkan wanita yang melakukan operasi ini bisa mengeluarkan darah perawannya lagi.

Operasi keperawanan tentu saja menbimbulkan kontroversi di masyarakat, banyak yang setuju dan banyak juga yang tidak setuju, tapi diam-diam industri ini terus bangkit dan semakin diminati banyak wanita, berikut ini beberapa alasan mengapa wanita melakukan operasi untuk mengembalikan keperawanan:
  •     Dalam masyarakat kita tolak ukur keperawanan masih dilihat dari utuh tidaknya selaput dara, karena itu banyak wanita yang mencoba melakukan prosedur operasi ini agar suami tidak mengetahui bahwa dirinya sudah pernah berhubungan seks dengan pria lain sebelumnya.
  •     Memperoleh kembali keperawanan yang hilang sebelum pernikahan. Beberapa wanita mengalami perdarahan setelah terjatuh atau akibat olahraga yang terlalu keras, hal ini membuat mereka kecewa dan sangat sedih karena keinginan menyerahkan keperawanan kepada orang yang dicintai tidak kesampaian. Operasi selaput dara mungkin satu-satunya cara yang bisa mereka lakukan untuk mengembalikan keperawanan.
  •     Membuat awal hidup yang baru.  Operasi selaput dara bisa dilakukan kepada wanita korban kekerasan seks seperti pemerkosaan atau karena seks yang bukan karena kehendaknya sendiri. Dalam hal ini pasien disarankan untuk mencari bantuan psikologis sebelum menjalani operasi. Prosedur operasi ini tidak boleh dilakukan pada seorang wanita yang baru saja mengalami trauma psikologis yang parah.
  •     Meningkatkan kepuasan seksual.  Beberapa wanita menjalani operasi keperawanan untuk menyenangkan suami mereka. Mereka ingin “kehilangan keperawanan mereka” sekali lagi untuk merayakan ulang tahun pernikahan kedua puluh mereka dengan cara yang sangat khusus. Beberapa wanita lain melakukan operasi hymen untuk mendapatkan kenikmatan saat bercinta.
Operasi keperawanan sejauh ini tidak berbahaya, selaput itu akan sobek setelah terjadi penetrasi penis ke vagina.Operasi ini termasuk jenis operasi ringan yang biasanya selesai dalam sepuluh atau lima belas menit saja. Sebelum melakukan operasi, pasien perlu melakukan medical check up agar dokter mengetahui kondisi kesehatannya. Selama tubuh sehat dan tidak ada keluhan seperti tumor rahim, maka operasi selaput dara tidak berbahaya.

Bahaya operasi keperawanan lebih banyak bersifat moralitas jika dilakukan untuk mengelabui calon suami. Di beberapa negara terutama di Timur Tengah, metode ini masih diperdebatkan apakah boleh dilakukan atau tidak.

Jika yang dimaksud keperawanan adalah kembalinya selaput dara atau hymen maka tidak ada cara alami yang bisa dilakukan selain dengan tindakan operasi. Tetapi untuk mengencangkan otot keperawanan agar vagina kembali rapat, istri bisa melakukan beberapa cara diantaranya mengkonsumsi ramuan tradisional atau melakukan latihan otot panggul (keygel).

Banyak sekali mitos seputar keperawanan yang beredar di masyarakat, untuk menghindari mitos yang tidak benar tersebut, masyarakat terutama kaum wanita perlu memahami fakta-fakta yang ada. Satu-satunya cara agar tetap perawan adalah dengan tidak berhubungan seks sebelum menikah. Masalah apakah selaput dara akan sobek atau tidak bukan hal yang penting. Menjaga keperawanan (virginitas) jauh lebih baik ketimbang berusaha mencari cara mengembalikan keperawanan yang hilang.

Subscribe to receive free email updates: